Fikih Qurban: Panduan Lengkap Ibadah Kurban
Panduan lengkap fikih qurban — mulai dari definisi, hukum, syarat hewan, waktu penyembelihan, hingga amalan utama di 10 hari pertama Dzulhijjah. Dilengkapi dengan peta konsep (mindmap) untuk memudahkan pemahaman.
Di atas adalah peta konsep (mindmap) fikih qurban yang merangkum keseluruhan pembahasan secara visual. Unduh dan simpan sebagai referensi cepat. Artikel ini menguraikan setiap poin secara lebih rinci.
Cara menggunakan peta konsep ini
Baca peta konsep di atas terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran besar. Kemudian baca artikel ini untuk penjelasan mendalam setiap poin. Anda juga bisa mengunduh PDF-nya sebagai catatan ringkas.
Definisi Qurban
Qurban secara bahasa berasal dari kata qaruba yang berarti dekat. Ia juga disebut udhiyah atau dhahiyah — dinamakan demikian karena dilakukan saat waktu Dhuha setelah shalat Ied.
Segala yang disembelih pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah) dengan niat taqarrub kepada Allah.
(Definisi secara istilah)
Hukum Qurban
Para ulama berbeda pendapat dalam masalah hukum qurban. Berikut ringkasannya:
- Wajib bagi yang mampu — pendapat Hanafiyah dan Ibnu Taimiyyah
- Sunnah Muakkadah makruh ditinggalkan bagi yang mampu — pendapat Hanabilah
- Sunnah, tidak makruh ditinggalkan — pendapat Syafi'iyah dan Malikiyah
Syarat Hewan Qurban
Jenis Hewan
Qurban hanya sah dengan hewan ternak (bahimatul an'am): unta, sapi/kerbau, dan kambing/domba. Dari segi keutamaan: unta lebih afdhal, kemudian sapi, kemudian domba.
Syarat Usia
Unta : 5 tahun (masuk tahun ke-6)
Sapi : 2 tahun (masuk tahun ke-3)
Kambing: 1 tahun (masuk tahun ke-2)
Domba : 6 bulan — jika tidak ada yang lebih tua (Syafi'iyah: cukup 6 bulan jika terlihat seperti domba 1 tahun)Aib yang Melarang
Empat aib yang disepakati tidak sah:
1. Buta sebelah yang jelas 2. Sakit yang jelas 3. Pincang yang jelas 4. Sangat kurus hingga tidak ada sumsum tulangnya
Aib yang masih diperdebatkan:
Tanduk patah, kuping sobek, dan ekor putus — para ulama berbeda pendapat apakah ini menghalangi sahnya qurban.
Waktu Penyembelihan
Waktu qurban dimulai setelah shalat Idul Adha dan selesai dengan berakhirnya hari Tasyriq (13 Dzulhijjah). Siapa yang menyembelih sebelum shalat Ied, maka itu adalah daging biasa, bukan qurban.
Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah melebihi sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
- Termasuk bulan Haram yang empat (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab)
- Hari di mana amal shalih paling dicintai Allah bahkan melebihi jihad
- Dilipat gandakan pahala
- Ada hari Arafah, 9 Dzulhijjah — puasa di hari ini menghapus dosa dua tahun
- Ada hari paling afdhal yaitu 10 Dzulhijjah (Idul Adha)
Amalan utama di 10 hari Dzulhijjah:
Perbanyak shalat, puasa (terutama 9 Dzulhijjah), bersedekah, berhaji (bagi yang mampu), berqurban, dan perbanyak dzikir (takbir, tahlil, tahmid).
Semoga Allah menerima ibadah qurban kita dan menjadikannya sebab keselamatan di dunia dan akhirat. Aamiin.