Apakah Anak-Anak Mendapat Taufik dan Hidayah dari Allah?
Pertanyaan
Jawaban Ustadz
Anak anak pada dasarnya berada dalam fitrah.
Paparan lingkungan membuat fitrah makin kuat atau makin melemah. Semakin bertauhid atau makin ragu, makin taat atau makin lalai. Lingkungan paling berpengaruh tentu rumahnya sendiri lalu lingkungan tetangga dan sekolah.
Yang perlu kita pahami, hidayah itu ada dua:
- Hidayah irsyad, yaitu berupa info dan pengetahuan tentang kebaikan. Semua orang dapat hal itu. Makanya mereka akan dihisab ketika tidak mau merenungi dan menerimanya. Ini kelalaian fatal yang menyebabkan manusia kufur
- Hidayah Taufik. Yaitu saat manusia menerima hidayah tersebut, lalu meminta pertolongan pada Allah agar dikuatkan dan diberikan kesabaran dalam beriman dan bertakwa. Kesholehan seluruh manusia tanpa terkecuali adalah bentuk anugerah taufik dari Allah. Bahkan kesholehan para Nabi dan Rasul adalah anugerah Taufik dari Allah Ta'aalaa. Inilah yang membuat kita tersadar bahwa kita dipandang baik, lagi lagi karena nikmat Allah.
Balik lagi ke anak...
Kita hanya bisa mengupayakan hidayah Irsyad dengan menyekolahkan di tempat yang baik dan mendampingi mencarikan teman dan lingkungan yang kondusif, sebagaimana Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
المرءُ على دينِ خليلِه فلينظرْ أحدُكم مَن يُخاللُ
Seseorang di atas agama sahabatnya, maka lihatlah dengan siapa ia bersahabat.
[HR. Ahmad, Abu Daud dan At-Tirmidzi]
Atas dasar inilah orangtua tidak boleh lepas tangan dalam mendidik keagamaan buah hatinya.
Lalu terlepas usaha kita, tetap hidayah Taufik adalah milik Allah. Oleh karena itu Nabiyullaah Ibrahim Al-Khalil berdoa:
{ وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَ ٰهِیمُ رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَـٰذَا ٱلۡبَلَدَ ءَامِنࣰا وَٱجۡنُبۡنِی وَبَنِیَّ أَن نَّعۡبُدَ ٱلۡأَصۡنَامَ }
Dan ingatlah saat Ibrahim berdoa: Wahai Rabbku jadikanlah tempat ini (Mekah) negeri yang aman, dan jauhkanlah diriku serta keturunanku dari menyembah berhala.
[Surat Ibrahim: 35]
Nabi Ibrahim Al-Khalil berdoa kepada Allah hidayah taufik karena Beliau paham bahwa Taufik hanya milik Allah.
Ringkasan
Kita berusaha semaksimal mungkin baik dengan doa maupun ikhtiar.
Sekalipun belum baligh dan dihisab dosanya, tetap kita ikhtiarkan pendidikannya sebagaimana kita dianjurkan memerintah shalat anak sejak usia 7 tahun.
Fasilitasi agar hidayah irsyad mengalir deras kepada anak, doakan bertubi-tubi agar hidayah taufik selalu menaungi.
Wallaahu A'lam